Archive
Popular Tags
Hukum Wanita Berjilbab dan Ancaman Bagi YangTidak Berjilbab
10:51 PM
| Posted by
Redmi note 5 pro whyred
Allah berfirman:
“Hai Nabi katakanlah kepada isteri-isterimu,
anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri
orang mu’min:”Hendaklah mereka
menjulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh
mereka“. Yang demikian itu supaya mereka
lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka
tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha
pengampun lagi Maha penyayang.” (QS. Al-
Ahzab: 59).
MAKNA JILBAB“Hai Nabi katakanlah kepada isteri-isterimu,
anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri
orang mu’min:”Hendaklah mereka
menjulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh
mereka“. Yang demikian itu supaya mereka
lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka
tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha
pengampun lagi Maha penyayang.” (QS. Al-
Ahzab: 59).
Dalam ayat di atas ada kata jalaabiib, bentuk
plural dari mufrodnya (kata tunggalnya) yaitu
jilbab, yang memiliki makna:
1. Kerudung besar yang menutupi semua
anggota badan, sebagaimana penjelasan
Imam Al-Qurthubi (Tafsir Al-Qurthubi 14/232)
.
2. Pakaian yang menutupi semua anggota
badan wanita, sebagaimana yang dituturkan
oleh Ibnu Mas’ud, Ubaidah, Qotadah, Hasan
Basri, Said bin Jubair, Ibrahim An-Nakhoi dan
Atho’ alKhurasani. (Lihat Tafsir Ibnu Katsir
6/424, AlMuhalla 3/219).
3. Selimut yang menutupi wajah wanita dan
semua anggota badannya tatkala akan keluar,
sebagaimana yang dituturkan Ibnu Sirin.
(Lihat Tafsir Ad-Durul Mansur 6/657, Tafsir Al
Baidhowy 4/284, Tafsir An-Nasafi 3/453 581,
Fathul Qadir 4/304, Ibnu Katsir 6/424 dan
Tafsir Abu Su’ud 7/108).
4. Pakaian yang menutup dari atas kepala
sampai ke bawah, sebagaimana yang
dituturkan oleh Ibnu Abbas. (Lihat Tafsri Al-
Alusy 22/88).
5. Selendang besar yang menutupi kerudung.
Sebagaimana yang dituturkan oleh Ibnu
Mas’ud dan para tabi’in. (Lihat Tafsir Ibnu
Katsir 6/ 425).
6. Pakaian sejenis kerudung besar yang
menutupi semua badan, sebagaimana yang
dituturkan oleh Ibnu Abbas dan Ibnu Mas’ud.
(Lihat Tafsir AtsTsa’labi 2/581).
Dari keterangan di atas dapat kita tarik
kesimpulan bahwa jilbab bukanlah kerudung
yang digantungkan di leher, bukan pula
kerudung tipis yang kelihatan rambutnya atau
kerudung yang hanya menutup sebagian
rambut belakangnya, bukan pula kerudung
sebangsa kopyah yang kelihatan lehernya
atau kerudung yang hanya menutup ujung
kepala bagian atas seperti ibu suster dan
wanita Nashraniatau kerudung yang kelihatan
dadanya, dan bukan pula selendang kecil
yang dikalungkan di pundak kanannya.
HUKUM BERJILBAB
Para ulama’ bersepakat bahwa jilbab
hukumnya adalah wajib berdasarkan Al-Quran
dan sunnah,
A. Berdasarkan dalil-dalil dari al-Qur’an:
1. Surat A1-Ahzab: 59.
Hendaklah mereka menjulurkan jilbabnya ke
seluruh tubuh mereka.
2. Surat A1-Ahzab: 33.
Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan
janganlah kamu berhias dan bertingkah laku
seperti orang-orang Jahiliyah yang dahulu.
Perintah wanita agar menetap di rumah
menunjukkan keharusan berjilbab tatkala
keluar darinya.
3. Surat An-Nur: 31
Dan hendaklah mereka menutupkan kain
kerudung ke dadanya.
Apabila menampakkan perhiasan saja
dilarang bagi wanita, lantas bagaimana lagi
kalau bersolek dan menampakkan keindahan
tubuh mereka?!!.
B. Adapun dalil-dalil dari Sunnah:
1. Hadits yang mengancam wanita tidak
masuk surga karena tidak berjilbab.
Rasulullah r bersabda: Ada dua kelompok
termasuk ahli neraka, aku belum pernah
melihatnya: Suatu kaum yang memiliki
cambuk seperti ekor sapl, mereka memukul
manusia dengan cambuknya, dan wanita yang
kasiyat (berpakain tapi telanjang baik karena
tipis, atau pendek yang tidak menutup semua
auratnya), Mailat mumilat (bergaya ketika
berjalan, ingin diperhatikan orang) kepala
mereka seperti punuk onta yang berpunuk
dua. Mereka tidak masuk surga dan tidak
mendapatkan baunya padahal bau surga itu
akan didapati dari sekian dan sekian
(perjalanan 500 th).. (HR. Muslim 3971,
Ahmad 8311 dan Imam Malik 1421).
Syaikh Bakr bin Abdullah Abu Zaid berkata:
“Hadits ini menunjukkan bahwa tabarruj
(bersoleknya kaum wanita) termasuk dosa
besar”.
2. Wanita adalah aurat, dia wajib berjilbab.
Rasulullah r bersabda:
“Wanita itu adalah aurat, apabila dia keluar
akan dibuat indah oleh syetan.”(Shahih. HR
Tirmidzi 1093, Ibnu Hibban dan At-Thabrani
dalam kitab Mu’jmu1 Kabir.Lihat A1-Irwa’:
273).
3. Ummu Salamah berkata: Wahai Rasulullah,
bagaimana wanita berbuat dengan
pakaiannya yang menjulur ke bawah? Beliau
rbersabda: Hendaklah mereka memanjangkan
satu jengkäl, lalu ia bertanya lagi: Bagaimana
bila masih terbuka kakinya? Beliau menjawab:
“Hendaknya menambah satu hasta, dan tidak
boleh lebih”. (HR. Tirmidzi 653 dan
berkata:“Hadits hasan shahih”).
4. Kisah wanita yang akan berangkat
menunaikan shalat ‘ied, ia tidak memiliki
jilbab, maka diperintah oleh Rasulullah SAW:
“Hendaknya Saudarinya meminjaminya Jilbab
untuknya “. (HR. Bukhari No. 318).
Tiada akan berhenti blog ini menyerui kamu
wahai ukhti, sebelum ALLAH Ta’ala yang
meneguri kamu dengan adjabnya..Mashya
ALLAH. Oleh karena.. demikianlah kamu,
sebahagian kamu ingkar dengan ayat-ayat
ALLAH dan tiadalah seorang juapun diantara
kamu pada jalan yang lurus malainkan sedikit
sekali. maka ketahuilah olehmu Firman
ALLAH Ta’ala dalam surah Al-Ahjab :59
diatas yang berbunyi:
“Yang demikian itu supaya mereka lebih
mudah untuk dikenal,”
artinya : Niscaya demikianlah yang
membedakan kamu dengan wanita kafir, jika
kamu berkumpul ditengah keramaian
tampaklah orang -orang diantara kamu yang
berhijab menurut syari’at islam. sedang bagi
tiada berjilbab dan tidak pula dengan hidjab
niscaya kamulah yang menjadikan dirimu
sama dengan wanita-wanita kafir itu.
ketahuilah..bahwasanya islam itu amatlah
keras kepada kekafiran,kekufuran,
kemudharatan, keingkaran dengan sekalian
gerangan dosa itu sekaliannya. jika engkau
merasa berat dengan syari’at islam yang
diwajibkan atas kamu, maka ambillah olehmu
agama selain daripada islam karena engkau
akan dapat bersuka ria dengan sesamamu.
tapi ukhti..ingatlah..bahwa sesungguhnya
hanya islam yang menyanjung-nyanjung
kesucianmu lagi meninggikan derajatmu dari
yang lain. Islam begitu mencintaimu,
memperhatikanmu, menyayangimu,
memuliakanmu, memberi kebaikan yang tiada
henti-hentinya padamu, melainkan
sebahagian kamulah yang berpaling.
Popular Posts
-
Dalam Agama Islam arti dari Asmaul Husna yaitu nama-nama Allah yang indah, Asma berarti Nama dan Husna berarti baik, jadi Asmaul Husna b...
-
ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﻟَﻚَ ﺍﻟْﺤَﻤْﺪُ ﻛُﻠُّﻪُ ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﻟَﺎ ﻗَﺎﺑِﺾَ ﻟِﻤَﺎ ﺑَﺴَﻄْﺖَ ﻭَﻟَﺎ ﺑَﺎﺳِﻂَ ﻟِﻤَﺎ ﻗَﺒَﻀْﺖَ ﻭَﻟَﺎ ﻫَﺎﺩِﻱَ ﻟِﻤَﺎ ﺃَﺿْﻠَﻠْﺖَ ﻭَﻟَﺎ ...
-
Siang itu Ali bin Abi Thalib dan Fatimah binti Rasulullah meninggalkan rumah untuk berkunjung ke rumah Rasulullah SAW. Semenjak menikah ...
-
Allah berfirman: “Hai Nabi katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mu’min:”Hendaklah mereka me...
-
①. MANUSIA yang paling berbahaya adalah MUNAFIK. ②. SENJATA yang paling berbahaya adalah LIDAH. ③. KEBIASAAN yang paling merusak adalah...