Archive
Popular Tags
Rasululloh menangis tentang Azab wanita.
7:19 AM
| Posted by
Redmi note 5 pro whyred
Siang itu Ali bin Abi Thalib dan Fatimah
binti Rasulullah meninggalkan rumah untuk
berkunjung ke rumah Rasulullah SAW.
Semenjak menikah dengan Ali, Fatimah
tidak lagi tinggal bersama Rasulullah. Maka
sebagai pengobat rindu hati Fatimah dan
Ali terhadap Rasulullah, mereka selalu
meluangkan waktu untuk mengunjungi sang
ayah.
binti Rasulullah meninggalkan rumah untuk
berkunjung ke rumah Rasulullah SAW.
Semenjak menikah dengan Ali, Fatimah
tidak lagi tinggal bersama Rasulullah. Maka
sebagai pengobat rindu hati Fatimah dan
Ali terhadap Rasulullah, mereka selalu
meluangkan waktu untuk mengunjungi sang
ayah.
Namun pada kunjungan hari itu mereka
mendapati Rasulullah tidak sebagaimana
biasanya. Dari luar rumah terdengar suara
tangisan Rasulullah yang menyayat hati. Ali
dan Fatimah berhamburan masuk ke dalam
rumah ingin segera mengetahui apa yang
sedang terjadi dengan Rasulullah.
Rasulullah sedang duduk termenung di
dalam rumah. Tergurat kesedihan yang
amat dalam di wajahnya. Air matanya terus
meleleh membasahi kedua pipi yang putih
bagaikan pualam. Sesuatu yang besar telah
terjadi hingga Rasulullah menangis tiada
henti.
“Assalamua’alika Ya Rasulallah… Apa yang
telah terjadi…” tanya Ali.
“Wahai ayah, sesuatu apakah yang telah
membuat ayah bersedih. Mengapa air mata
ayah terus menetes?” sambung Fatimah.
Rasulullah memandang putri dan
menantunya, lalu beliau berkata,
“Tadi malam ada seseorang yang
mengajakku naik ke langit… Lalu
membawaku ke suatu tempat yang sangat
mengerikan. Jurang-jurang dalam yang
dipenuhi dengan api yang berkobar… Lalu
aku melihat orang-orang perempuan dari
umatku yang disiksa dengan bermacam-
macam siksaan. Begitu dahsyatnya siksaan
itu hingga mereka menjerit-jerit kesakitan.
Itulah sebabnya mengapa aku menangis
seperti ini”. “Wahai anakku… Diantara
siksaan itu, aku melihat perempuan-perem
puan yang digantung dengan rambutnya
lalu otaknya mendidih”.
“Kemudian aku melihat perempuan-perem
puan yang digantung dengan lidahnya, lalu
air panas mendidih dituangkan ke
tenggorokannya”.
“Di sudut yang lain aku melihat perempuan-
perempuan yang diikat kedua kakinya
hingga puting payudaranya dan kedua
tangannya diikatkan pada ubun-ubunnya,
kemudian Allah memerintahkan ular-ular
berbisa dan kalajengking untuk menggigit
dan menyengat tubuh-tubuh mereka”.
“Tidak hanya itu. Ada lagi perempuan-
perempuan yang digantung dengan kedua
puting payudaranya”.
“Lalu aku lihat perempuan-perempuan
berkepala babi namun tubuh mereka seperti
keledai dan telah disiapkan untuk mereka
satu juta macam siksaan yang lain”.
“Aku juga melihat perempuan-perempuan
yang wajahnya seperti anjing, sedangkan
api masuk dari mulutnya dan keluar dari
duburnya, lalu malaikat memukul mereka
dengan palu-palu dari api”.
Rasulullah diam. Sesekali beliau mengusap
air mata yang membasahi pipinya. Lalu
bertanyalah Fatimah, “Wahai Ayahku
tercinta, Apakah yang telah diperbuat oleh
perempuan-perempuan itu? Sehingga
mereka harus menerima siksaan yang
sangat mengerikan itu?”
Rasulullah menjelasakan, “Wahai putriku,
perempuan-perempuan yang digantung
dengan rambutnya itu adalah perempuan
yang tidak mau menutup rambutnya dari
laki-laki yang bukan mahram”. Dia malah
bangga apabila ada laki-laki yang
terpesona dengan keindahan rambutnya
sehingga dia enggan mengenakan kerudung
atau jilbab.
“Sedangkan perempuan-perempuan yang
digantung dengan lidahnya adalah mereka
yang mulutnya sering mengeluarkan kata-
kata yang menyakitkan hati suaminya”. Istri
yang seharusnya bertutur kata yang baik,
lemah lembut dan santun terhadap suami,
ternyata malah sering melontarkan
umpatan, celaan, hinaan dan kata-kata
yang kasar. Maka itulah pembalasan yang
setimpal dengan perbuatannya.
“Lalu perempuan-perempuan yang
digantung dengan puting payudaranya itu
adalah perempuan yang menyakiti suami di
tempat tidur”. Dia suka menolak ajakan
suami di tempat tidur dengan tanpa alasan
yang jelas.
“Lalu kenapa dengan perempuan-perem
puan yang kedua kakinya diikat hingga
puting payudaranya dan tangannya sampai
ubun-ubun, lalu tubuhnya digerogoti ular
dan kalajengking itu Ya Rasulullah…” tanya
Fatimah.
“Mereka adalah perempuan yang tidak mau
segera mandi junub setelah suci dari haid
dan suka melalaikan shalat” jawab
Rasulullah
“Bagaimana dengan perempuan-perempuan
yang berkepala babi dan bertubuh keledai?
Kesalahan apa yang telah mereka lakukan?”
tanya Fatimah.
“Wahai Fatimah, mereka adalah perempuan
yang suka mengadu domba dan suka
berbuat dusta”. Dia sebarkan berita-berita
dusta untuk mengadu domba manusia.
“Sedangkan perempuan-perempuan yang
yang bertubuh seperti seekor anjing, lalu
api dimasukkan ke mulutnya dan keluar
melalui duburnya adalah perempuan yang
suka mengungkit ungkit pemberian dan
suka dengki terhadap kenikmatan yang
orang lain” jelas Rasulullah.
Fatimah dan Ali tertegun mendengar cerita
yang merupakan kejadian nyata yang dilihat
oleh Rasulullah dalam perjalanan Isra’
Mi’raj. Allah sengaja menunjukkan
kejadian-kejadian itu kepada rasulNya agar
menjadi peringatan bagi seluruh umat,
khususnya orang-orang yang beriman.
Di akhir cerita Rasulullah berpesan kepada
Fatimah, “Wahai anak perempuanku.. Celaka
bagi seorang istri yang menentang pada
suaminya” Hadits Riwayat Az Zawajir
Popular Posts
-
Dalam Agama Islam arti dari Asmaul Husna yaitu nama-nama Allah yang indah, Asma berarti Nama dan Husna berarti baik, jadi Asmaul Husna b...
-
ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﻟَﻚَ ﺍﻟْﺤَﻤْﺪُ ﻛُﻠُّﻪُ ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﻟَﺎ ﻗَﺎﺑِﺾَ ﻟِﻤَﺎ ﺑَﺴَﻄْﺖَ ﻭَﻟَﺎ ﺑَﺎﺳِﻂَ ﻟِﻤَﺎ ﻗَﺒَﻀْﺖَ ﻭَﻟَﺎ ﻫَﺎﺩِﻱَ ﻟِﻤَﺎ ﺃَﺿْﻠَﻠْﺖَ ﻭَﻟَﺎ ...
-
Siang itu Ali bin Abi Thalib dan Fatimah binti Rasulullah meninggalkan rumah untuk berkunjung ke rumah Rasulullah SAW. Semenjak menikah ...
-
Allah berfirman: “Hai Nabi katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mu’min:”Hendaklah mereka me...
-
①. MANUSIA yang paling berbahaya adalah MUNAFIK. ②. SENJATA yang paling berbahaya adalah LIDAH. ③. KEBIASAAN yang paling merusak adalah...